PAMEKASAN, koranmadura.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendorong pelaksanaan pilkadas serentak di 15 desa digelar tahun ini.
Dorongan tersebut, kembali dilakukan setelah hasil rapat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beberapa hari yang lalu. Dalam rapat tersebut, hadir perwakilan Bupati Pamekasan, yakni Sekda Pamekasan, Masrukin, dan perwakilan komisi I DPRD Pamekasan, perwakilan TNI -Polri serta Pengadilan.
Anggota Komisi I DPRD Pamekasan, Ach. Tatang mengatakan hasil rapat pada hari Jumat atau malam Sabtu itu, pihak kepolisian dan TNI siap menjaga keamanan, apabila pilkades serentak itu digelar tahun ini.
“Kalau Pengadilan Negeri bilang lebih cepat lebih baik, jadi untuk pelaksanaan pilkades ini sebetulnya tidak ada alasan untuk tidak digelar karena ini lebih mudah, dan lebih sedikit jumlahnya dari tahun sebelumnya,” terangnya.
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, mengatakan sekarang tinggal keputusan Bupati Pamekasa, Baddrut Tamam, namun dari hasil rapat yang diwakili oleh Sekdakab, Masrukin masih akan dipertimbangkan.
“Sekarang tinggal menunggu dari bupati atau pemkab, seperti apa,? ” terangnya.
Disoal anggaran untuk pelaksanaan pilkades tersebut, Tatang panggil Ach. Tatang mengatakan pihaknya siap memfasilitasi kebutuhan anggaran pelaksanaan pesta demokrasi desa tersebut.
“Kalau kebutuhan anggaranya kurang, tinggal diajukan, asal draf nya sudah masuk di bulan enam, baru bisa dibahas sehingga itu bisa dianggarkan di P-ABPD. Yang penting pelaksanaan itu kapan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Pamekasan, Masrukin saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp hingga saat ini masih belum direspons atau ditanggapi. (SUDUR/ROS/VEM)