SUMENEP, koranmadura.com – Ritual ziarah merupakan sebuah budaya yang biasa dilakukan oleh umat muslim di Indonesia. Mulai dari ziarah ke makam keluarga sendiri hingga ziarah ke makam tokoh-tokoh pemuka agama. Lebih-lebih menjelang bulan suci Ramadan.
Mendekati bulan puasa, biasanya objek wisata religi ramai dengan pengunjung. Tak hanya warga sekitar, tapi juga banyak yang datang dari luar kota dengan menggunakan bus.
Banyak daerah di Indonesia yang memiliki tempat wisata ziarah. Salah satunya Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Di sana ada beberapa wisata religi yang selalu ramai dengan pengunjung menjelang Ramadan.
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Moh. Iksan menuturkan di daerahnya setidaknya ada empat lokasi wisata religi yang biasanya selalu ramai dengan pengunjung menjelang Ramadan seperti sekarang.
Keempat wisata religi dimaksud yaitu Asta Sayyid Yusuf di Kecamatan Talango, Asta Ghumu’ di Kecamatan Kalianget, Asta Tinggi dan Masjid Jamik di Kecamatan Kota Sumenep.
“Menjelang Ramadan tahun ini jumlah pengunjung ke empat tempat itu mulai ada peningkatan,” kata Iksan.
Mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep ini mengungkapkan, peningkatan jumlah kunjungan menjelang Ramadan memang sudah biasa terjadi setiap tahun.
“Ini biasa dilakukan umat Islam menjelang bulan suci Ramadan, dalam rangka untuk tawassul, berkirim doa, sekaligus wisata religi di Kabupaten Sumenep,” tambahnya.
Iksan optimiatis jumlah kunjungan wisata religi tahun ini ke kabupaten paling timur pulau Madura akan meningkat dari tahun lalu. Apalagi Pemerintah telah resmi mencabut kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terkait pandemi Covid-19.
“Berdasarkan data kami, selama tahun 2022 lalu, jumlah pengunjung wisata religi ke Sumenep sekitar 1.037.000 wisatawan,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)