JAKARTA, Koranmadura.com – Wakil ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan, Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat, terutama ketika sedang sakit.
Emanuel Melkiade Laka Lena atau yang akrab disapa Melky Laka Lena menyampaikan hal itu dalam Sosialisasi Program JKN-KIS bersama BPJS Kesehatan, di Merauke, Provinsi Papua Selatan, Sabtu 18 Februari 2023 lalu.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri peserta yang berasal dari berbagai paguyuban daerah seluruh Indonesia dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan kemahasiswaan yang ada di Merauke, Papua Selatan.
“Peserta sangat antusias dan terlibat aktif dalam diskusi, termasuk menanyakan dan melaporkan berbagai kondisi lapangan pelayanan kesehatan,” ungkap Melky Laka Lena sebagaimana dikutip dari dpr.go.id, Selasa 21 Februari 2023.
Lebih lanjut Melky Laka Lena menjelaskan, temuan lapangan ini penting bagi Komisi IX DPR RI untuk menyampaikan dan membahas bersama BPJS Kesehatan dan para pihak lainnya untuk menyempurnakan implementasi JKN KIS di daerah-daerah.
Selain meningkatkan kepesertaan, Komisi IX juga akan mendorong peningkatan layanan kesehatan di setiap fasilitas kesehatan yang ada di Indonesia.
“Catatan dari berbagai kalangan adalah adanya perluasan ataupun peningkatan kepesertaan JKN-KIS harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan kesehatan yang dibuat di Puskesmas, di rumah sakit, klinik, dan sebagainya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Melky yang juga Ketua DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Timur memaparkan, peningkatan yang diharapkan oleh masyarakat, di antaranya yaitu penambahan dokter-dokter spesialis hingga alat-alat kesehatan yang memadai.
Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi pergi ke Rumah Sakit di luar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal.
Komisi IX, kata dia, akan terus mendorong agar dua isu krusial tersebut harus tersambung dengan bagaimana pemenuhan tenaga kesehatan yang memadai. Komisi IX, tambahnya, akan terus mendorong adanya dokter yang betul ada di berbagai puskesmas dan tentunya di rumah sakit.
“Kemudian bagaimana penyediaan alat kesehatan dan obat-obatan juga harus dipersiapkan juga untuk memenuhi layanan kesehatan yang ada di Merauke dan sekitarnya,” ujarnya.
Dia meneruskan, “Itu akan menjadi tugas kami untuk mendorong agar pemerintah pusat, kementerian kesehatan dan juga mungkin dari BPJS Kesehatan dari tingkat pusat juga untuk memberikan atensi bagi daerah-daerah di ujung negeri seperti di Merauke.” (Sander)