PAMEKASAN, koranmadura.com – Pengunjung wisata di bawah naungan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Parawisata (Disporapar) Pamekasan, Madura, Jawa Timur berkurang pada bulan suci ramadan ini
Kepala Dinas Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Parawisata (Disporapar) Pamekasan, Kusairi mengatakan para pengunjung di Bulan puasa ini biasanya sedikit. Sebab, banyak yang fokus kepuasanya, apalagi suasana panas.
“Kalau bulan puasa tidak bisa mas, karena target pengunjung itu bukan bulan puasa, mungkin nanti di lebaran, kalau bulan puasa ada pengunjung tapi tidak sebanyak waktu lebaran. Karena banyak orang males, apalagi kondisi panas kan,” kata Kusairi.
Menurut mantan Kepala Satpol PP dan Damkar tersebut, menambahkan untuk bulan puasa ini, berdasarkan data sebelumnya seperempat dari bulan biasanya.
“Kalau tahun dulu di waktu puasa itu seperempat dari pengunjung biasanya. Tapi kalau lebaran naik 5 kali lipat. Jadi kalau di bulan biasa itu, kalau satu bulan itu dapat 10 sampai 11.000 ribu pengunjung, jadi di puasa hanya 3000 sekian,” tambahnya.
Di soal strategi bagaimana untuk mendatangkan pengunjung, Kusairi menjawab tidak punya strategi pada bulan suci ini.
“Kalau bulan puasa emang tidak ada strategi, biasanya lebaran H -3 atau h-2 kita survei ke lokasi terkait dengan persiapan ke teman-teman wisata untuk kesiapan menyambut parawisata,” jelasnya.
Perlu diketahui, wisata di bawah binaan Dispora tersebut yaitu, wisata Jumiang, Talang Siring, Ekowisata Mangrove Lembung. (SUDUR/ROS/VEM)