SAMPANG, koranmadura.com – Keadaan cuaca ekstrem yang kian tidak menentu, puluhan relawan penanggulangan bencana di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak berkumpul di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sekitar pukul 19.30 wib.
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Kabupaten Sampang, Moh Hasan Jailani menyatakan, berkumpulnya puluhan relawan di kantor BPBD Sampang tidak lain untuk silaturahmi antar sesama relawan dan untuk saling menguatkan satu dengan lainnya di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini.
“Kondisi cuaca saat ini begitu ekstrem. Jadi, kami para relawan saling berkumpul untuk saling menguatkan satu dengan lainnya,” tuturnya, Selasa, 7 Maret 2023.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Asroni mengaku kehadiran Forum PRB bersama puluhan relawan sangat membantu peran Pemerintah dalam penanggulangan bencana di daerahnya. Sebab, menurutnya urusan penanggulangan bencana tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah daerah, melainkan semua pihak harus bersama-sama bersinergi.
“Jadi sangat perlu sekali dari unsur relawan sebanyak-sebanyaknya, apalagi Forum PRB merupakan mitra strategis kami yang selalu membantu kami dalam urusan penanggulangan bencana terutama dalam hal pencegahan atau mitigasi bencana. Banyak saran masukan dari relawan yang disampaikan kepada kami,” katanya.
Selain itu Asroni mengaku salah satu saran masukan berasal dari relawan asal wilayah Kecamatan Karang Penang, yaitu berkenaan dengan bencana longsor. Tidak hanya itu, persoalan penanggulangan bencana sampah diakuinya juga terlontar dalam pertemuan tersebut.
“Pemetaan daerah rawan longsor di Sampang yaitu berada di empat Kecamatan, di antaranya Kecamatan Tambelangan, Robatal, Kedungdung, dan Karang Penang. Dan memang perlu memperkuat garis koordinasi mulai tingkat Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten. Nantinya semua stakeholder memang perlu terus bersinergi,” paparnya.
Lanjut Asroni menyatakan, setelah mengikuti Rakornas penanggulangan bencana 2023 beberapa waktu lalu, yang dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, yaitu ada 8 poin penting yang harus dilakukan oleh daerah, di antaranya meminta seluruh daerah untuk mendeteksi dini serta memantau potensi-potensi bencana.
“Sebab bencana-bencana saat ini sulit diprediksi karena dipengaruhi cuca ekstrem. Makanya pertemuan kami bersama Forum PRB dan puluhan relawan dalam rangka mengantisipasi potensi bencana 2023 dan ke depannya,” pungkasnya. (MUHLIS/DIK)