PAMEKASAN, koranmadura.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Syaifuddin, bicara soal pakaian bekas impor yang belakangan menjadi sorotan nasional.
Menurutnya, pakaian bekas impor berpotensi ada virus dari luar negeri yang bisa menular kepada masyarakat Indonesia.
“Bisa jadi ada kuman dan virus yang menempel pakaian bekas itu, dan itu bahaya bagi kesehatan kita,” kata Syaifuddin.
Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk tidak sembarangan membeli pakaian bekas impor sekalipun harga murah.
“Jangan mengabaikan kesehatan dengan harga pakaian bekas murah. Virus Indonesia dengan luar negeri sangat berbeda, bisa jadi virus luar menempel melalui pakaian dan menyebar,” ungkapnya.
Terakhir, Syaifuddin meminta pemerintah pusat memperhatikan semua barang yang masuk ke Indonesia, termasuk pakaian bekas impor.
“Sekali lagi kami sampaikan, jangan mudah membeli pakaian bekas impor, lebih baik hati-hati demi kesehatan kita semua,” terangnya. (RIDWAN/DIK)