BANGKALAN, koranmadura.com – Sejumpah aktivis tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) berdemonstrasi di kantor Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahorbun), Kamis, 16 Maret 2023.
Kedatangan mereka karena ingin menyoroti kinerja Dispertahorbun Bangkalan yang selama ini dinilai tidak becus. Sebab, hingga saat ini kartu tani sebagai kartu penebus pupuk subsidi oleh para petani, namun masih belum bisa difungsikan.
Ketua FKP Bangkalan, Taufik Nurhidayat merasa kecewa pada kinerja pihak Dispertahorbun setempat. Sebab, menurut dia, mengurus kartu tani yang sudah sejak lama dilaksanakan, namun belum bisa difungsikan para petani.
“Seharusnya Dinas Pertanian sudah menyelesaikan persoalan kartu tani, karena sudah lama,” kata dia.
Oleh sebab itu, Taufik sapaan akrab Taufik Nurhidayat mendesak Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan, agar segera memfungsikan kartu tani. Sebab, masyarakat khususnya di kota salak mayoritas pekerjaannya sebagai petani.
“Kami desak Dinas Pertanian agar segera tindaklanjuti tuntutan kami ini, sehingga petani bisa menikmati kartu tani,” ujarnya.
Sementara Kepala Dispertahorbun Bangkalan, Puguh Santoso mengatakan, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin agar kartu tani bisa difungsikan. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak BNI sebagai penyedia.
“Persoalannya ada dipihak BNI yang masih belum siap, mungkin masih ada kendala di lapangan. Tapi kami tetap mengupayakan segera bisa difungsikan,” tuturnya. (MAHMUD/DIK)