PAMEKASAN, koranmadura.com – Puluhan ribu anak yatim di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diajukan untuk mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) Asistensi Rehabilitasi (Atensi) dari pemerintah pusat.
Selain Anak Yatim, Pemkab Pamekasan juga mengusulkan Bansos Atensi untuk penyandang disabilitas dan anak dalam pengawasan lembaga kesejahteraan sosial.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Amir Mahmud mengatakan data Bansos Atensi untuk anak yatim ditangani langsung Kementerian Sosial.
Sementara Bansos Atensi untuk penyandang disabilitas dan anak yang ada di dalam lembaga kesejahteraan sosial diajukan ke pemerintah Provinsi melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
“Bansos Atensi ini memang diperuntukan untuk anak yatim, disabilitas, dan anak dalam pengawasan lembaga sosial. Ini juga menjadi atensi bapak Bupati, betul diperjuangkan agar mereka dapat Bansos,” kata Amir Mahmud, Rabu, 1 Maret 2023.
Menurutnya, Bansos Atensi disabilitas yang diajukan Pemkab Pamekasan sebanyak 185 orang. Namun, data Bansos Atensi yang dialokasikan itu akan diverifikasi ulang, baik Bansos anak yatim, disabilitas maupun anak yang ada dalam lembaga kesejahteraan sosial.
“Informasi sementara dari Provinsi, data disabilitas yang kemungkinan turun hanya 85 orang, itu akan diverifikasi agar tepat sasaran. Untuk anak yatim puluhan ribu yang diusulkan. Misalnya nanti Bansos Atensi ini turun, kami hanya membantu verifikasi ulang. Bansos diterima langsung penerima,” ungkapnya. (ADV/RIDWAN/DIK)