PAMEKASAN, koranmadura.com – Sebagian daerah di Jawa Timur, mulai dilanda Leptospirosis, penyakit yang disebabkan bakteri yang berasal dari kencing tikus.
Leptospirosis yang ditularkan melalui kencing tikus bisa menyebabkan demam, linu-linu, bahkan kematian. Sedikitnya sudah terdapat sembilan orang yang meninggal akibat Leptospirosis di Jawa Timur.
Kepala Dinkes Pamekasan, Syaifuddin mengatakan sudah mengantisipasi Leptospirosis di Pamekasan. Pertama yang dilakukan, mengeluarkan Surat Edaran (SE) ke masing-masing Puskesmas untuk mengedukasi masyarakat.
“Kami juga mulai mendeteksi, sampai hari ini di Pamekasan belum ditemukan,” kata Syaifuddin.
Kendati Leptospirosis belum ditemukan di Pamekasan, Syaifuddin meminta masyarakat menjaga kebersihan sekitar, perbanyak makanan bergizi, dan menjaga stamina. (RIDWAN/DIK)