SAMPANG, koranmadura.com – Di tengah cuaca ekstrem, serangan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada awal tahun 2023 di Kabupaten Sampang, Madura, kini sudah mencapai ratusan kasus dan diklaim tanpa ada kematian.
Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi menyampaikan tercatat selama dua bulan di awal tahun 2023, kasus DBD di wilayahnya mencapai sebanyak 108 kasus. Sedangkan kasus DBD selama 2022 lalu tercatat sebanyak 380 kasus.
“Sampai 27 Februari 2023 kemarin, kasus DBD yaitu sebanyak 108 kasus dengan nol kematian,” katanya, 1 Maret 2023.
Sementara H, salah seorang warga asal Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, mengatakan, di awal Februari 2023 lalu, terdapat dua balita asal Jalan Terate, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, jatuh sakit yang diduga terkena serangan DBD. Bahkan salah satu balita tersebut meninggal dunia.
“Awal bulan Februari 2023 lalu, ada dua balita sakit. Satunya meninggal dan satunya sempat kritis. Kabarnya terkena DBD,” tuturnya.
Kuat dugaan dua balita terserang DBD setelah peristiwa adanya balita meninggal kemudian dilakukan penyemprotan asap (fogging) di daerah tersebut.
“Setelah ada yang meninggal, lokasi di sana disemprot asap,” pungkasnya. (MUHLIS/DIK)