PAMEKASAN, koranmadura.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerjunkan 86 personil gabungan untuk menjaga keamanan, dan mempermudah relokasi para pedagang yang berada di pasar Kolpajung ke TPS.
86 personil tersebut, terdiri dari pihak Disprindag, Dishub dan TNI dan Polri serta Satpol PP, kemudian puluhan petugas driver, dan pengangkut.
Plt Kepala Disperindag Pamekasan, Basri Yulianto mengatakan mereka melakukan sesuai tugas dan wewenangnya masing-masing, misalnya TNI dan Polisi menjaga keamanan. Sedangkan pengangkut yaitu mengangkut barang dari dari pasar Kolpajung hingga TPS.
“Alhamdulillah sejauh ini aman- aman, polisi dan TNI mendampingi ketika proses biar aman. Sedangkan Disperindag, menempatkan beberapa personil untuk mencocokkan kartu berbasik NIK,” kata Basri Yulianto, Sabtu, 29 April 2023.
Menurutnya, relokasi tersebut dilakukan sudah sejak tanggal 27 hingga 3 Mei mendatang secara bertahap, agar tertata rapi dan tidak bercampur.
“Kami sudah memetakan, tanggal 27 April 2023 dan 28 April 2023 fokus ke konveksi, dan tanggal 29 Apri 2023 konveksi plus pedagang sepeda. Tanggal 30 dan 1 Mei itu meracang, 2 Mei untuk pedagang pecah belah, mamin, elektronik, mesin penggiling dan ikan laut. Terakhir yang 3 Mei untuk pedagang daging,” ungkapnya.
Perlu diketahui, pemindahan barang dagangan ini seiring dengan pemberlakukan jadwal relokasi pedagang Pasar Kolpajung yang akan dipindahkan di TPS lapangan Kowel. Alasannya, dalam waktu dekat pasar tradisional terbesar di Pamekasan itu akan dibangun kembali pemerintah.
Tercatat, sekitar 1.213 pedagang di Pasar Kolpajung yang akan pindah ke tempat penampungan sementara selama proses pembangunan pasar Kolpajung sampai selesai. (SUDUR/ROS)