JAKARTA, Koranmadura.com – Politisi PDI Perjuangan di Komisi VIII DPR RI Matindas Rumambi meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah sistem peringatan dini (early warning system) bencana di seluruh penjuru negeri.
Ia menilai sistem peringatan dini menjadi bagian penting dari mekanisme kesiapsiagaan masyarakat. Sebab peringatan dapat menjadi faktor kunci dan penting yang menghubungkan antara tahap kesiapsiagaan dan tanggap darurat.
“Sistem peringatan bencana itu sudah menyeluruh atau hanya di daerah tertentu saja? Seperti contohnya Sumatera Selatan apakah di sana sistemnya sudah baik seperti pada daerah lain,” katanya dalam Rapat Kerja dengan Kepala BNPB di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu 12 April 2023 sebagaimana dilansir dari dpr.go.id.
Lebih jauh Matindas menilai, sistem perintatn dini tersebut sangat krusial terhadap keselamatan masyarakat. Kesigapan dan kecepatan reaksi masyarakat diperlukan karena waktu yang sempit dari saat dikeluarkannya informasi dengan saat dugaan datangnya bencana.
Kondisi kritis, waktu sempit, bencana besar, dan penyelamatan penduduk merupakan faktor-faktor yang membutuhkan peringatan dini. Semakin dini informasi yang disampaikan, semakin longgar waktu bagi penduduk untuk meresponnya.
“Seperti gempa di Cianjur jangan sampai hal itu terulang kembali, sebab jika sistem peringatan bencana muncul lebih dulu warga bisa lebih dulu dievakuasi sehingga korban berjatuhan tidak begitu banyak,” pungkasnya. (Sander)