PAMEKASAN, koranmadura.com – Puluhan masa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis dan Mahasiswa Jawa Timur (GAM JATIM) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur membakar belasan ban, setelah aksi tuntutannya tidak terpenuhi.
Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk segera menetapkan pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2023 ini. Selain itu, mereka menagih janji bupati Pamekasan yang telah menyampaikan kesiapannya melaksanakan Pilkades tahun 2023.
Salah satu korlap aksi, Abd. Kholiq mengatakan pihaknya terpaksa melakukan tersebut karena merasa kecewa dan dicurangi pemkab. Padahal, beberapa bulan yang lalu telah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan pilkades.
“Katanya jika anggaran sudah ada kapanpun kami siap, tapi nyatanya saat ini mereka ingkar dengan janjinya sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, sekdakab Pamekasan, Masrukin mengatakan pelaksanaan pilkades tahun ini, ditunda sesuai dengan hasil rapat Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) tadi malam.
Hal itu dituangkan didalam keputusan Bupati Pamekasan nomor: 188/316/432.013/23 tentang penundaan pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak tahun 2023, sampai dengan waktu yang ditetapkan kemudian
“SK ini ditandatangani tadi malam pada tanggal 12 April 2023. Saya mohon maaf hanya menyampaikan informasi tentang kebijakan ini,” ungkapnya. (SUDUR/ROS)