PAMEKASAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengumumkan Pilkades serentak 2023 ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan.
Keputusan Pemkab menunda Pilkades serentak menuai pro-kontra dikalangan masyarakat, termasuk aktivis.
Aktivis senior, Azif Mawardi, satu dari sekian aktivis yang menyambut baik kebijkan Pemkab Pamekasan menunda Pilkades serentak 2023. Alasannya, berbenturan dengan tahapan Pemilu 202 dan Pemkab krisis anggaran.
“Saya kira kebijakan Pemkab Pamekasan sudah tepat mengingat kondisi keuangan Pemkab defisit, saya pribadi apresiasi kebijakan itu,” kata Azif Mawardi, Sabtu, 15 April 2023.
Diberitakan sebelumnya, kelompok aktivis melakukan demonstrasi di depan kantor Pemkab Pamekasan, mereka menolak Pilkades ditunda.
Tuntutan aktivis itu kemudian direspon oleh Pelaksana Tugas Diskominfo Pamekasan, Supriyanto, sekaligus mengumumkan bahwa Pilkades serentak 2023, disepakati Forkopimda ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
“Berdasarkan hasil rapat Forkopimda, Pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2023 resmi ditunda,”terang Supriyanto di tengah kerumunan massa aksi. (RIDWAN/ROS/VEM)