SUMENEP, koranmadura.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Studi Arus Informasi (LSAI) memberikan penyuluhan jasa keuangan kepada masyarakat di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, secara ‘door to door’ atau dari rumah ke rumah warga, Rabu, 12 April 2023.
Meski begitu, cara tersebut tidak mengurangi substansi dari kegiatan penyuluhan. Masyarakat tetap mendapat edukasi mengenai jasa keuangan yang disampaikan oleh penyuluh.
Selain mendapat materi, dalam kesempatan ini masyarakat juga sedikit merasa terbantu dengan pemberian seminar kit berupa paket sembako. Lebih-lebih saat ini sudah memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan.
“Kegiatan ini salah satu tujuannya ialah memberikan informasi yang benar terkait dengan jasa keuangan dan kebijakan kebijakan OJK,” ujar Direktur Eksekutif LSAI Abrari.
Menurut Abe, sapaan akrab Abrari, di antara masyarakat, saat ini, masih ada yang ingin cepat mendapat hasil menggiurkan melalui investasi sehingga terkadang justru terjebak dalam investasi bodong.
“Kami mengajak masyarakat agar lebih berhati-hati ikut investasi atau ingin menanamkan dananya untuk diinvestasikan, papar dia, lebih lanjut.
“Kami juga sampaikan kepada masyarakat agar jangan sembarangan memberikan KTP kepada siapapun dengan tujuan yang tidak jelas. Bisa-bisa kita kena jebakan penipuan,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)