JAKARTA, Koranmadura.com – Presiden Jokowi telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 2023 tentang Panitia Nasional Keketuaan Indonesia pada The Association of Southeast Asian Nations Tahun 2023. Hanya saja, tidak ada nama Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada daftar penanggung jawab ajang ini.
Padahal, Luhut Binsar Pandjaitan adalah figur di balik kesuksesan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November 2022 lalu.
Dikutip dari Setkab.go.id pada Senin 3 April 2023, panitia nasional untuk KTT ASEAN ini dipimpin oleh Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin sebagai pengarah. Keduanya bertugas memberi arahan, saran, dan pertimbangan kepada pantian nasional dalam rangkat Keketuaan ASEAN tahun 2023.
Dalam melaksanakan tugasnya, Presiden dan Wapres dibantu oleh para penanggung jawab serta tim asistensi dan kemitraan. Paling tidak ada delapan penanggung jawab yang diatur dalam Keppres tersebut lengkap dengan nama-nama penanggung jawabnya. Namun kali ini tidak ada nama Luhut Binsar Pandjaitan dalam daftar penanggung jawab event ini.
Berikut Nama-nama para penanggung jawab untuk KTT ASEAN 2023 tersebut:
- Penanggung Jawab Bidang Substansi Pilar Masyarakat Politik Keamanan ASEAN, yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)
- Penanggung Jawab Bidang Substansi Pilar Masyarakat Ekonomi ASEAN, yaitu Menko Perekonomian
- Penanggung Jawab Bidang Substansi Pilar Masyarakat Sosial Budaya ASEAN, yaitu Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)
- Penanggung Jawab Bidang Substansi Umum/Sekretariat Nasional ASEAN, yaitu Menteri Luar Negeri (Menlu) selaku Kepala Sekretariat Nasional ASEAN
- Penanggung Jawab Bidang Komunikasi, Media, dan Hubungan Masyarakat, yaitu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo)
- Penanggung Jawab Bidang Pelaksana KTT dan Logistik, yaitu Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg)
- Penanggung Jawab Bidang Side Events, yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
- Penanggung Jawab Bidang Pengamanan, yaitu Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI)
Masing-masing penanggung jawab memiliki sejumlah anggota. Sekretaris Kabinet (Seskab) dan Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet (DKK), Sekretariat Kabinet (Setkab) menjadi anggota dari Bidang Pelaksana KTT dan Logistik. Adapun Tim Asistensi dan Kemitraan yaitu Wishnutama Kusubandio dan Wakil Menteri BUMN II.
Ditegaskan dalam Keppres, panitia nasional dalam melaksanakan tugasnya bekerja sama dan/atau berkoordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, swasta, dan pihak lain yang terkait. (Sander)