PAMEKASAN, koranmadura.com – Puluhan warga asal Dusun Taretah Dua, Desa Palengaan Daya, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kompak memperbaiki jalan di desanya yang mengalami kerusakan parah.
Tokoh masyarakat sekitar, Ahmad mengatakan jalan tersebut sering kali diusulkan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) untuk diperbaiki. Namun tak ada respon baik.
“Kondisi jalan parah. Mas, berlubang dan becek, kalau hujan sulit bisa diakses,” kata Ahmad.
Karena kondisi jalan semakin parah, lanjut Ra Ahmad, begitu ia disapa menjelaskan, warga sekitar sumbangan untuk memperbaiki jalan tersebut.
“Hasil sumbangan kita belu batu sirtu untuk menutup lubang sepanjang jalan,” tuturnya.
Hal yang sama juga disampaikan Sudarsono. Menurut Darso, sapaan akrabnya, jalan itu beberapa kali diusulkan kepada Pemdes Palengaan Daya.
“Banyak alasan yang disampaikan Pemdes Palengaan Daya, salah satunya karena masih ada yang lebih prioritas untuk diperbaiki, padahal jalan itu rusak parah,” beber Darso.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Palengaan Daya, Syamsul Arifin tidak bisa berbuat banyak soal jalan rusak. Ia mengakui terkendala anggaran untuk memperbaiki infrastruktur di Desanya.
“Sementara tidak ada anggaran, ada yang diutamakan soalnya anggaran terbatas,” beber Syamsul Arifin.
Syamsul Arifin menyampaikan terimakasih atas partisipasi warganya memperbaiki jalan rusak di Desanya.
“Semua desa tidak sempurna akibat Covid-19, terimakasih atas partisipasi masyarakat untuk Desa Palengaan Daya,” katanya. (RIDWAN/ROS)