SUMENEP, koranmadura.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali memperpanjang pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2023.
Pelunasan Bipih sebenarnya sudah berakhir pada 5 Mei 2023 lalu. Namun karena belum memenuhi kuota, Kemenag Sumenep memperpanjanh hingga 12 Mei 2023.
Meski telah diperpanjang, namun jumlah jemaah yang melakukan pelunasan tetap belum memenuhi kuota. Sehingga Kemenag kembali memperpanjang pelunasan Bipih hingga 19 Mei mendatang.
Kepala Kantor Kemenag Sumenep Chaironi Hidayat menduga, calon jemaah seperti ‘ogah-ogahan’ untuk melunasi Bipih karena tahun ini tidak ada pendampingan dan penggabungan.
“Kalau kami hitung, sekitar 95 persen penyebab calon jemaah menunda keberangkatannya dengan cara tidak melunasi (Bipih) adalah faktor tidak adanya pendampingan dan penggabungan. Yang 5 persen alasan-alasan yang lain,” katanya.
Sekadar diketahui, data di Kemenag Sumenep, jumlah calon jemaah yang berhak melunasi Bipih tahun ini sebanyak 892 orang. Dari jumlah tersebut, yang telah melunasi biaya haji reguler maupun cadangan 744 orang.
“Kalau dipersentase yang telah melakukan pelunasan 83 persen. Sehingga masih tersisa 17 persen yang belum, yaitu 148 orang,” ujarnya. (FATHOL ALIF/ROS)