PAMEKASAN, koranmadura.com – Jemaah Calon Haji (JCH) asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diberangkatkan dari masjid Asy-Syuhada, sekitar pukul 10:00 WIB, Rabu, 24 Mei 2023.
Sebelum para tamu Allah itu diberangkatkan, mereka dilakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk 27 sopir bus yang disiapkan untuk mengantar JCH ke Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya.
Hasil pemeriksaan kesehatan dan tes urine oleh tim media Puskesmas Kowel, terdapat dua sopir bus dinyatakan positif obat terlarang jenis narkoba.
Dokter Umum Puskesmas Kowel, Pamekasan, Dr Sarah mengatakan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut telah diserahkan ke Polres Pamekasan.
“Ada 30 sopir bus pengantar jemaah hasil yang dilakukan tes urine. Dua di antara mereka positif obat terlarang,” kata Dr Sarah.
Menurut Sarah, satu diantara dua sopir yang positif obat-obatan pernah dirawat di rumah sakit akibat efek samping obat-obatan yang dikonsumsi.
“Karena positif obat-obatan, kami menyarankan agar diganti, dan akhirnya diganti,” terangnya. (RIDWAN/DIK)