SUMENEP, koranmadura.com – Sebanyak 679 jemaah haji Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, telah mengikuti manasik akbar dan pelepasan secara simbolis, Minggu, 21 Mei 2023.
Ratusan jemaah asal kabupaten paling timur Pulau Madura tergabung dalam kloter 7 dan 8. Mereka seluruhnya merupakan jemaah haji reguler yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).
Sementara untuk kepastian keberangkatan jemaah haji cadangan yang juga telah melunasi Bipih, masih menunggu kuota dari Kanwil Kemenag Jawa Timur.
“InsyaAllah hari ini akan dirilis,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep Abdul Wasid, Senin, 22 Mei 2023.
Jumlah jemaah haji asal Sumenep dengan status cadangan yang telah melakukan pelunasan Bipih dan berpotensi berangkat tahun ini sebanyak 229 orang.
“Kalau cadangan itu berpotensi berangkat. Makanya kami selalu memberikan pemahaman, agar mereka harus siap berangkat dan siap tidak berangkat,” tambah Wasid.
Para jemaah haji reguler yang telah mengikuti manasik akbar dan pelepasan secara simbolis, dijadwalkan berangkat dari GOR A. Yani menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Kamis, 25 Mei 2023, pukul 14.00 WIB.
Mereka diminta sudah tiba di lokasi pemberangkatan sebelum waktu salat Zuhur. “Karena sebelum diberangkatkan, rencananya jemaah akan sholat Zuhur berjamaah,” katanya, lebih lanjut. (FATHOL ALIF/ROS)