LABUAN BAJO, Koranmadura.com – Presiden Jokowi mengungkapkan, penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Labuan bajo bermaksud untuk mempromosikan pariwisata wilayah itu ke dunia internasional, terutama di kawasan ASEAN.
Sebab dengan KTT ASEAN, kata Presiden Jokowi, semua mata dunia tertuju ke Labuan Bajo bahwa ada spot wisata indah Indonesia yang berada di Labuan Bajo, NTT.
“Ini adalah momentum yang sangat baik kita adakan KTT ASEAN di Labuan Bajo itu untuk marketing Labuan Bajo supaya semua dunia tahu di Indonesia ada yang namanya Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur,” kata Presiden Jokowi di Labuan Bajo, Minggu 7 Mei 2023 sebagaimana dilansir dari Setkab.go.id.
Presiden Jokowi sendiri datang ke Labuan Bajo pada Minggu 7 Mei 2023 untuk bersiap menyambut para tamu negara anggota ASEAN yang mengikuti KTT ASEAN.
Dan, kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo kemarin sekaligus menjadi sebagai simulasi penyambutan para kepala negara ASEAN yang akan mengikuti KTT ASEAN di kota kecil tersebut.
Karena itu, ketika Presiden Jokowi dan Ibu Negara turun dari pesawat Indonesia-1 yang membawanya dari Jakarta, keduanya langsung disambut oleh jajar pasukan kehormatan. Selain itu, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana juga disambut oleh lenggak lenggok penari tarian tradisional “Tiba Meka” atau menyambut tamu.
Penerimaan serupa juga dilakukan pada KTT G-20 di Bali pada November 2022 lalu. Setiap kepala negara yang turun dari pesawat disambut jajar pasukan dan penari Bali sebelum mereka masuk ke ruang tunggu VVIP.
Melihat sambutan seperti itu, Presiden Jokowi memastikan pada semua persiapan KTT ASEAN ini sudah oke dan hanya tinggal penyelenggaraan.
“Saya kira semuanya terlibat karena memang baik dalam penyambutan, baik dalam penyiapan kulinernya, baik dalam penyiapan homestay-nya, semuanya, hotelnya, semuanya terlibat kan ya,” jelas Presiden Jokowi. (Sander)