PAMEKASAN, koranmadura.com – Petani di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berharap besar pemerintah turun tangan mengatasi kelangkaan pupuk di Pamekasan, terutama menjelang musim tembakau 2023.
Mohammad Ali, petani tembakau adal Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, mengatakan, petani di Pamekasan selalu kesulitan pupuk saat musim tembakau, bahkan menjelang musim tanam tembakau sudah terjadi kelangkaan.
“Kelangkaan pupuk subsidi bukan hal yang baru, tapi perlu diantisipasi pemerintah dari sekarang, karena petani mulai melakukan persiapan musim tembakau,” Mohammad Ali, Sabtu, 6 Mei 2023.
Menurut Ali, begitu ia disapa, persiapan dimulai dengan menanam bibit dan mencangkul lahan. Ia memperkirakan petani menanam tembakau pertengahan Mei hingga akhir Juni 2023.
“Insya Allah kalau bibit tidak kesulitan, yang menjadi masalah setiap tahunnya, kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, non subsidi mahal,” tuturnya.
Petani lainnya, Umar Jae asal Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. Menurut Umar, dirinya dan sebagian petani di wilayah itu telah memulai persiapan musim tembakau.
“Sudah banyak petani di sini (Desa Dasok, red) yang sudah tanam bibit, satu bulan lagi sudah siap ditanam,” ungkapnya.
Umar Jae jua mengakui petani sering kali kesulitan mendapatkan pupuk subsidi saat musim tembakau, kebanyakan petani membeli non subsidi.
“Sekalipun non subsidi, sulitnya minta ampun, yang subsidi maun non subsidi sama sulitnya ketika musim tembakau. Oleh karenanya saya berharap pemerintah mengatasi masalah pupuk ini,” harapannya. (RIDWAN/ROS)