PAMEKASAN, koranmadura.com – Memasuki musim kemarau, sejumlah petani di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mulai menanam tembakau, Selasa, 23 Mei 2023. Mereka meyakini musim tanam kali ini akan tumbuh baik, bagus dan harga jual mahal.
Optimisme itu disampaikan Rosi Baswedan, petani adal Desa Toroan, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.
Menurut Rosi, cuaca musim tanam tahun ini cukup bagus, sehingga ia memberanikan menanam tembakau lebih awal dari petani lainnya.
“Hanya sebagian yang memulai menanam tembakau, kebanyakan masih persiapan. Insya Allah akhir bulan ini merata menanam tembakau,” kata Rosi Baswedan, Selasa, 23 Mei 2023.
Rosi, begitu ia disapa, berharap musim tembakau tahun ini tidak mengalami kendala, baik dari cuaca maupun pupuk yang sering dikeluhkan petani karena langka.
“Semoga musim tembakau tahun hasilnya bagus, tentu berharap harga mahal,” harapannya.
Petani lainnya yang berhasil diwawancara, Buhari, petani asal Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Pamekasan. Petani usia 45 tahun tersebut optimis hasil tembakau tahun ini bagus.
“Setiap musim selalu optimis sekalipun hasilnya kurang bagus, harga anjlok, tahun ini optimis ajalah, semoga hasilnya bagus dan harga mahal,” tutur Buhari.
Terakhir, Buhari berharap petani di Pamekasan tidak kesulitan pupuk, baik subsidi maupun non subsidi.
“Minta tolong kepada pemerintah untuk mengatasi pupuk jika terjadi kelangkaan, kasihan petani, termasuk saya, sering kekurangan pupuk, akibatnya hasil tembakau tidak bagus,” terangnya. (RIDWAN/ROS)