PAMEKASAN, koranmadura.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengaku wajar apabila pupuk subsidi langka di musim tanam tembakau yang terjadi saat ini.
Sebab, untuk tanaman tembakau tersebut sudah tidak ada pupuk subsidi dari Pemerintah Pusat. Hal itu setelah diterbitkannya peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2022 tentang tata cara penetapan alokasi, dan harga eceran tertinggi pupuk subsidi sektor pertanian.
Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Sarana Pertanian DKPP Pamekasan, Slamet Supriyadi mengatakan, kini penyaluran pupuk subsidi itu diperuntukkan terbatas pada 9 komoditi
“9 komoditi itu, yakni kategori pangan meliputi padi, jagung, kedelai yang di kasih pupuk subsidi. Kategori holikultura meliputi bawang merah, bawang putih, dan lombok. Tembakau masuk pada perkebunan, akan tetapi tembakau tidak masuk dalam tanaman perkebunan yang bersubsidi. Yang mendapat pupuk bersubsidi yakni kopi, tebu, dan kakao,” kata Slamet Supriyadi , Senin, 22 Mei 2023.
Menurutnya, untuk mengatasi kelangkaan tersebut, kata Slamet Supriyadi petani harus mencari alternatif dan bisa memanfaatkan pupuk yang ada di masing-masing lokasi.
“ya memang ngak ada subsidi nya, makanya kita memberi info duluan untuk memanfaatkan pupuk yang ada di masing-masing lokasi,” jelasnya. (SUDUR/ROS)