PAMEKASAN, koranmadura.com – Sebanyak 284 guru PAUD di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, belum menerima insentif tahun ini. Hal itu akibat rekening penerima tidak berlaku alias kobong.
Kepala Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan, Akhmad Zaini mengatakan, pihaknya tidak bisa mentransfer uang ke rekening mereka, sehingga mereka harus membuat kembali.
“Kami cek ternyata rekeningnya Kobong sehingga tidak bisa menerima transfer. Kejadian ini sudah sering begitu, rekeningnya dikosongkan, setelah ada bantuan mereka repot karena rekeningnya mati dan harus buat rekening baru,” jelas Akhmad Zaini, Senin, 15 Mei 2023.
Menurut mantan Kabag Kesra tersebut, pihaknya sudah menyiapkan anggaran itu di Kasda. Rencananya, uang tersebut akan ditransfer setelah nomor rekening itu aktif kembali.
“Mereka menerima sebesar Rp 600 ribu per tahun selama satu tahun,” ungkapnya. (SUDUR/ROS)