SAMPANG, koranmadura.com – Terkendala hujan dan angin kencang serta gelombang ombak yang tinggi, pencarian Ikhsan (63), nelayan asal Pulau Mandangin, yang diduga tenggelam di perairan laut Sreseh, harus dihentikan.
Kapolres Sampang, AKBP Siswantoro melalui Kasat Polairud Iptu Catur Rahardjo menyatakan, penyisiran untuk pencarian nelayan hilang yang diduga tenggelam dilakukan oleh tim gabungan dengan menggunakan Kapal Polisi KP.X-1046. Penyisiran dilakukan dari pulau Mandangin menuju ke arah barat hingga ke perbatasan perairan Desa Modung, Kabupaten Bangkalan dan menuju utara sampai ke pinggir pantai di wilayah Kecamatan Sreseh. Namun saat penyisiran, personel mengalami kendala.
“Saat proses pencarian mengalami kendala yaitu hujan dan angin yang kencang sehingga mempengaruhi ketinggian ombak di perairan laut Sampang. Kami juga meminta nelayan yang kami jumpai saat pencarian untuk ikut membantu melakukan pencarian dan segera melaporkan apabila mengetahui keberadaan korban,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin, 1 Mei 2023.
Karena belum juga ditemukan, lanjut Iptu Catur menyampaikan personil Basarnas Wilayah Madura akan ikut membantu untuk melakukan pencarian korban yang diduga tenggelam di perairan Sreseh.
“Personel Basarnas Wilayah Madura sudah berada di Mako Pol Airud Polres Sampang. Besok, Selasa pagi, akan ikut melakukan pencarian nelayan asal Mandangin yang hilang,” pungkasnya. (MUHLIS/ROS)