SAMPANG, koranmadura.com – Serangan penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau yang dikenal dengan cacar kulit terhadap hewan ternak mulai diwaspadai. Pasalnya, baru-baru ini serangan virus tersebut kabarnya telah menyerang hewan ternak sapi di wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura.
Akibat serang virus itu pula, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dsiperta KP) Kabupaten Sampang, meminta masyarakat setempat yang terdiri 14 Kecamatan untuk segera melaporkan manakala ada indikasi hewan ternak sakit dengan berbagai gejala, mulai gejala klinis penyakit LSD maupun penyakit dengan gejala klinis Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Sejauh ini petugas kami di lapangan belum ada yang melaporkan adanya temuan serangan penyakit LSD,” ujar Kepala Disperta KP Sampang, Suyono saat dikonfirmasi koranmadura.com, Rabu, 24 Mei 2023.
Menurutnya, serangan virus LSD disebutkan telah menyerang hewan ternak sapi di berbagai daerah di Jawa Timur. Bahkan pihaknya di awal tahun 2023 lalu, telah diingatkan oleh Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, agar sigap dan segera melakukan tindakan manakala ada gejala-gejala serangan penyakit dengan gejala klinis LSD di Kabupaten Sampang.
“Semenjak imbauan dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, kami pun juga menginstruksikan kepada petugas lapangan agar segera melakukan tindakan manakala ada hewan ternak sapi yang sakit dengan gejala klinis LSD. Namun sekali lagi, sampai sekarang ini, masih belum ada laporan terkait serangan LSD di Sampang,” tuturnya.
Maka dari itu, pihaknya meminta masyarakat Sampang agar melaporkan secara detail alamat manakala ada hewan ternak sapi mengalami sakit akibat serangan LSD agar petugas segera menindaklanjutinya. (MUHLIS/DIK)