BANGKALAN, koranmadura.com – Wacana pemberlakuan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 proporsional tertutup mulai mencuat kembali di kalangan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg). Terlebih di Kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur.
Menurut wakil ketua DPC Gerindra Bangkalan Efendi, Pemilu proporsional tertutup masih sebatas wacana dan belum ada keputusan jelas. Sehingga dirinya tak ingin ikut campur lebih jauh sistem Pemilu yang dipakai 2024 mendatang.
“Itukan wacana, belum ada kepastian. Jadi saat ini masih dinamis,” kata dia, Selasa 16 Mei 2023.
Dia menjelaskan, Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang sudah daftar ke KPU tidak begitu menggubris wacana Pemilu proporsional tertutup. Menurutnya, strategi pendekatan para tokoh jadi fokus utama perolehan kursi maksimal.
“Bacakeg kami fighter (petarung) semua, jadi kami serahkan kepada pimpinan partai soal sistem yang dianut,” kata dia.
Perlu diketahui, partai Gerindra Bangkakan sudah mendaftarkan 50 Bacaleg ke KPU, Sabtu 13 Mei 2023. Dari 10 anggota DPRD dari fraksi Gerindra, ada tiga kader yang hengkang. Satu milih tak kencalonkan, dua pindah partai lain. (MAHMUD/ROS)