BANGKALAN, koranmadura.com – Korban jiwa carok massal di Desa Tanah Merah Laok, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, Madura, Jawa Timur bertambah lagi. Kini, inisial A (55), asal Desa Tanah Merah Dajah.
Sebelumnya, ada dua korban carok massal meninggal dunia lebih dulu, yakni berinisial HS dan AM. Keduanya yang diketahui kaka adik berasal Desa Baipajung. AM tewas di lokasi carok dan HS di rumah sakit.
Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya mengatakan, korban A mengalami beberapa luka di tubuhnya. Luka tersebut diduga akibat terkena senjata tajam (Sajam). Korban meninggal dunia di rumah kediaman.
“Ada 1 [meninggal dunia], inisial A. Meninggal di rumahnya,” kata dia, saat dihubungi pesan via WhatsApp pada Jumat, 23 Juni 2023.
Diketahui, ada 7 orang jadi korban tragedi berdarah antar dua desa, Tanah Merah Laok dan Baipajung. Diantaranya, tiga meninggal dunia dan 4 mengalami kritis. Motif carok berawal saling senggol sepeda motor di Pasar Tanah Merah.
“Motif hingga saat ini masih saling senggol sepeda motor. Merasa tidak terima lalu berujung carok,” kata dia.
Dalam kasus carok massal ini, sedikitnya 8 orang jadi tersangka. Yaitu, 4 dari kubu Tanah Merah Laok dan sisanya kubu Baipajung. Diantara 8 tersangka merupakan mantan kepala desa dan anggota dewan Kabupaten Bangkalan.
“Dua tersangka masih jadi buronan, termasuk anggota dewan. Masih proses pengejaran,” katanya. (MAHMUD)