PAMEKASAN, koranmadura.com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam, optimis angka kemiskinan di daerahnya akan terus menurun seiring pertumbuhan ekonomi di Pamekasan yang dinilai cukup baik dan memuaskan.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menargetkan angka kemiskinan di Pamekasan tersisa 10 persen untuk tahun. Tahun sebelumnya, 2022, masih 13, 8 persen.
“Kami optimis angka kemiskinan terus menurun mengingat pendapatan masyarakat Pamekasan perkapita sudah mencapai 24 juta per tahun. Itu artinya kesejahteraan masyarakat sudah bagus,” kata Baddrut Tamam, Minggu, 10 Juni 2023.
Menurutnya, salah satu yang akan mendorong angka kemiskinan di Pamekasan menurun, yaitu program kesehatan gratis, Wira Usaha Baru (WUB) dan UMKM yang berjalan dengan baik.
“Kenapa kemarin angka kemiskinan 13,8 persen, karena layanan kesehatan gratis belum masuk survei. Tahun ini kami optimis angka kemiskinan menurun, apa lagi program infrastruktur hampir tuntas dan program ekonomi sudah membaik,” terangnya. (RIDWAN/ROS)