BANGKALAN, koranmadura.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bangkalan, Madura, Jawa Timur berunjuk rasa ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) setempat, Senin, 12 Juni 2023.
Mereka datang ke Mapolres Bangkalan karena merasa kecewa atas kinerja kepolisian. Sebab, masih maraknya kriminalitas khususnya yang terjadi di area kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM).
Salah seoranh orator, Abdus Salam mengatakan, pada 2023 ini puluhan kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di area UTM. Beberapa perkara sudah dilaporkan, namun masih belum ada perkembangan.
“Kami sudah sering mengingatkan agar segera menindaklanjuti laporan, bukan berkurang malah semakin bertambah. Tanggal 9 Juni, dalam satu hari ada 3 motor hilang,” kata dia.
Dalam orasinya, Abdus Salam mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap para pelaku pencurian. Kata dia, mahasiswa UTM sudah merasa resah, karena sering jadi korban pencurian di area kampus.
“Kami minta segera tangkap pencuri motor yang kerap beroperasi di UTM. Jika tidak, kami akan datang lagi dengan massa lebih banyak,” tuturnya.
Sementara Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, tuntutan dari mahasiswa akan ditindaklanjuti. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, agar menjadi polisi diri sendiri.
“Kami segera tindaklanjuti dan turun bersama mahasiswa. Kami juga minta kepada semuanya agar lebih hati-hati atas barang berharganya, agar pencuri tidak berkesempatan bertindak kriminal,” pungkasnya. (MAHMUD/DIK)