BANGKALAN, koranmadura.com – Usai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap 2, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto datang ke Bangkalan untuk mendengarkan aspirasi Kepala Desa (Kades), Jumat, 23 Juni 2023.
Kedatangan orang nomor satu di Polda Jawa Timur disambut Forum Koordinasi Pimpiman Daerah (Forkopimda) di Pendopo Agung, termasuk Plt. Bupati, Kapolres hingga Dandim 0829, serta ratusan Kades.
Dalam kesempatan tersebut, salah seorang Kades Klampis Timur, Kecamatan Klampis, Guntur menyampaikan atas minimnya petugas kepolisian di Polsek Klampis. Dia minta untuk dilakukan penambahan petugas.
“Di Kecamatan Klampis ada 22 desa. Sedangkan anggota Polsek hanya 14 orang. Kami rasa masih kurang, kami mohon untuk ditambah,” kata dia.
Selain itu, keluhan datang dari Kades Kokop, Kecamatan Kokop, Penuh. Menurut dia, banyak masyarakat Desa Kokop yang masih belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal itu, disebabkan jarak tempuh yang jauh.
“Jarak tempuh dari Kokop ke Bangkalan jauh. Jadi, kami mohon seandainya bisa jemput bola di Kecamatan Kokop warga bisa semangat membuat SIM,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto menyampaikan perihal dari minimnya polisi yang bertugas di Polsek akan dilakukan pendataan lagi. Sehingga, dapat dilakukan pemerataan penempatan petugas nantinya.
“Anggota Polsek 14 memang dilema, tapi saya pastikan polisi di Bangkalan 1 banding 600, kalau di tempat lain bisa 1 banding1000,” tuturnya.
Perihal pembuatan SIM dengan cara jemput bola, Toni, sapaan akrab Toni Harmanto menjelaskan, ada peralatan yang tak bisa dipindah tempatkan. Oleh karenanya, jika ada masyarakat butuh buat SIM lebih baik ke Polres setempat.
“Kalau perpanjangan ada SIM keliling, mungkin nanti Kapolres bisa bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim,” ungkapnya. (MAHMUD/DIK)