JAKARTA, Koranmadura.com – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus memainkan efek Presiden Jokowi untuk menaikkan elektabilitasnya menjelang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Terbaru, Senin 26 Juni 2023, Prabowo Subianto mengaku bertemu empat mata lagi dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan. Kata Prabowo Subianto, pertemuan empat mata itu bertujuan untuk melaporkan hasil kunjungannya ke Eropa dan membahas geopolitik dan politik nasional.
“Tadi memang dipanggil Bapak Presiden, memang saya melaporkan hasil kunjungan saya ke luar negeri, ke Eropa. Kita Bicarakan sedikit masalah geopolitik, masalah perkembangan terakhir di internasional,” jelas Praobowo Subianto setelah bertemuan Presiden Jokowi tersebut.
Dalam pertemuan itu, kata Prabowo lagi, dia mendapat instruksi dan petunjuk dari Presiden Jokowi terkait tugasnya sebagai Menteri Pertahanan. Dan, Prabowo Subianto berjanji akan menjalankan instruksi-instruksi tersebut.
“Saya kira ini akan kita tindak lanjuti juga. Jadi, intinya itu perkembangan yang kita cermati supaya tidak terdadak dan rencana-rencana ke depan,” jelas Prabowo terkait masalah perang Ukraina yang perkembangannya berlangsung begitu cepat.
Selain itu kedua belah pihak membicarakan politik nasional. Termasuk, Prabowo Subianto ditanyai tentang rencananya ke depan oleh Presiden Jokowi.
Efek Presiden Jokowi memang diperebutkan oleh para calon presiden (Capres), terutama Prabowo Subianto yang diusung Partai Gerindra dan Ganjar Pranowo yang diusung PDI Perjuangan. (Sander)