SUMENEP, koranmadura.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah meresmikan Dermaga Pelabuhan Dungkek dan Gili Iyang di Kabupaten Sumenep, Selasa, 4 Juli 2023. Usai peresmian, dia menceritakan motivasi di balik pembangunan dua dermaga tersebut.
Khofifah menuturkan bahwa dirinya pernah menyaksikan di televisi proses pengiriman sapi dari Pulau Sapudi dengan menggunakan perahu melalui dermaga di Kecamatan Dungkek.
Karena kondisi dermaga yang tidak memungkinkan bagi perahu untuk sandar, akhirnya sapi-sapi yang dikirim harus didorong ke tengah laut.
Prihatin dengan perlakuan tersebut, Khofifah merasa bahwa akses pengiriman sapi dan barang lainnya perlu dipermudah. Oleh karena itu, dia menyadari bahwa membangun dermaga yang memadai menjadi kebutuhan mendesak.
“Kasihan sekali sapinya harus didorong-dorong seperti itu. Harusnya ada kemudahan akses pengiriman sapi, agar tidak ada perlakuan seperti itu. Nah, ini tentu saja butuh dermaga yang memadai,” ujarnya.
Selain itu, Khofifah juga membagikan pengalamannya sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu ketika berkunjung ke Pulau Gili Iyang. Pada saat itu, ia mengaku sempat kesulitan untuk mendapatkan tempat sandar perahu di tepi pulau karena kondisi air laut sedang surut.
Akhirnya, Khofifah beserta rombongan saat itu harus turun langsung ke laut karena perahu tidak bisa merapat ke tepi untuk dinaiki. Pengalaman tersebut membuatnya semakin menyadari pentingnya pembangunan dermaga yang memadai di Pulau Gili Iyang.
Sekarang, dengan selesainya pembangunan Dermaga Pelabuhan Dungkek dan Gili Iyang, Khofifah merasa bersyukur. Ia berharap dermaga baru ini akan membantu mempermudah akses dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah tersebut.
“Gili Iyang adalah anugerah luar biasa yang Allah turunkan ke bumi Sumenep, bumi Madura, bumi Jawa Timur, bumi Indonesia. Ini akan menjadi wisata kesehatan yang luar biasa,” tuturnya. (FATHOL ALIF/DIK)