SUMENEP, koranmadura.com – Sehari setelah kedatangan jemaah haji, jumlah penumpang kapal tujuan kepulauan dari Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, mengalami peningkatan drastis, Sabtu, 8 Juli 2023.
Salah satu rute pelayaran yang menjadi sasaran utama para penumpang ialah rute Pelabuhan Kalianget – Pulau Kangean dengan menggunakan kapal Ekspress Bahari.
Mayoritas penumpang kapal tersebut adalah jemaah haji asal pulau tersebut, beserta keluarga yang datang menjemput kedatangan mereka.
Dalam menghadapi situasi ini, pihak pengelola kapal Express Bahari telah mengambil kebijakan, yaitu menjadwalkan pelayaran pulang-pergi (PP) untuk melayani kebutuhan penumpang.
“Karena banyak jemaah haji yang pulang, kami menambah jadwal operasional PP. Ini untuk mengakomodir rombongan jemaah haji yang pulang ke Kangean,” kata pihak pengelola kapal Express Bahari, Nurullah.
Meskipun menambah jadwal operasional, pihak pengelola tetap memastikan semua persiapan telah dilakukan dengan baik. Keamanan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama selama pelayaran.
Seperti diketahui, rombongan jemaah haji asal Sumenep yang tergabung dalam kloter 7 dan 8 tiba di GOR A. Yani, Jumat, 7 Juli 2023, kemarin.
Berdasarkan data dari Kementerian Agama Sumenep, kloter 7 membawa sebanyak 437 jamaah haji, sedangkan kloter 8 membawa 238 jamaah haji.
Selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini, satu orang jemaah haji asal Sumenep meninggal dunia, yaitu Bhunidhi binti Sahumi, yang berasal dari Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa.
Selain itu, seorang jamaah haji bernama Syarifa Noning Fatad binti Sajjid Ali Fatad, asal Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, mengalami patah kaki dan harus menjalani operasi di Mekkah. (FATHOL ALIF/DIK)