SAMPANG, koranmadura.com – Video berdurasi 25 detik berisi kericuhan hingga terjadi aksi pemukulan, kini menjadi viral di sejumlah pesan berantai what apps (WA) di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang didapat, kericuhan terjadi di kantor Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang. Di dalam video itu terlihat sejumlah pemuda dari salah satu pegiat di Sampang melakukan audiensi dengan pihak Dinkes KB dan juga dihadiri oleh Kepala Puskesmas Beny Irawan.
Saat audiensi berjalan, kondisi sempat memanas usai saling beragumentasi dan kemudian berujung ricuh hingga salah satu oknum pegiat berbaju biru yang ikut audiensi tersebut terlihat menaiki meja hingga melayangkan bogem di kepala bagian belakang salah satu nakes yang diketahui sebagai Kepala Puskesmas Robatal.
Sejauh ini pihak Dinkes dan KB masih belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden tersebut. Sebab saat dikonfirmasi kepada Kepala Dinkes KB Najich dan Sekretarisnya masih belum memberikan tanggapan.
Akibat peristiwa itu, korban dugaan penganiayaan itu kemudian dilarikan ke RSUD Muhammad Zyn Sampang untuk mendapatkan perawatan medis.
Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Agus Akhmadi melalui bagian Humas Wiwin Yuli Trian membenarkan soal Kepala Puskesmas Robatal Beny Irawan telah dilarikan ke IGD, bahkan kini tengah menjalani perawatan medis. Namun, dirinya belum bisa memastikan alasan Beny Irawan bisa dibawa ke RSUD Sampang.
“Untuk yang bersangkutan kini tengah menjalani perawatan,” singkatnya. (MUHLIS/ROS)