SUMENEP, koranmadura.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya dengan meluncurkan program beasiswa santri.
Bupati Sumenep menyatakan bahwa tahap pertama penyaluran beasiswa ini akan diberikan kepada 40 mahasiswa santri dari 80 pengusul.
“Para mahasiswa penerima beasiswa ini harus terdaftar sebagai santri di pondok pesantren,” ujar orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Sosial dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Achmad Zulkarnaen, menjelaskan bahwa beasiswa santri ini akan mulai diberikan pada tanggal 4 Agustus 2023. Setiap mahasiswa santri akan menerima dana beasiswa sebesar Rp2,5 juta.
Menurutnya, mahasiswa yang akan menerima beasiswa harus memiliki keterangan resmi dari pondok pesantren yang menyatakan bahwa mereka adalah santri aktif di pondok pesantren yang bersangkutan.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Zul ini mengatakan “untuk tahun 2023 yang akan mendapat beasiswa dari Pemkab Sumenep sebanyak 80 mahasiswa santri, sedangkan untuk reguler sekitar 170 mahasiswa.”
Mahasiswa yang akan menerima beasiswa ini diminta untuk membuka rekening agar dana beasiswa dapat ditransfer langsung ke rekening tersebut, dan mereka dapat menarik dana sesuai dengan besaran yang telah ditentukan. (FATHOL ALIF/DIK)