SEMARANG, Koranmadura.com – Guna menjamin kualitas produk bahan bangunan dan konstruksi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menandatangani Pengaturan Pengakuan Bersama ASEAN untuk Bahan Bangunan dan Konstruksi (ASEAN Mutual Recognition Arrangements for Building and Construction Materials/MRA BCM) di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (20/8/2023).
Penandatanganan dilakukan di sela-sela rangkaian Pertemuan ke-55 para Menteri Ekonomi ASEAN (55th ASEAN Economic Ministers’/AEM Meeting).
MRA BCM merupakan komitmen pengakuan bersama atas sertifikasi penilaian bahan bangunan dan konstruksi diantara negara anggota ASEAN. Penandatanganan MRA BCM diharapkan dapat mengurangi biaya tambahan dan menjamin kualitas produk yang baik,jelas Zulkifli Hasan, seperti dilansir kemendag.go.id.
Mendag mengharapkan MRA dapat mengeliminasi atau mengurangi hambatan perdagangan. Selain itu, meningkatkan standarfasilitas pengujian kelayakan sesama negara ASEAN.
“MRA dapat membantu mengurangi biaya yang dikeluarkan eksportir untuk laporan pengujian serta meningkatkan kepastian akses pasar. Pelaku usaha juga mendapatkan jaminan akan kualitas produk yang telah diuji sesuai dengan persyaratan dari MRA,”imbuh Mendag.
ASEAN Consultative Committee for Standard and Quality (ACCSQ) melalui Buildingand Construction Working Group (BCWG) telah menegosiasikan penyusunan MRA on BCM sejak 2012 silam. Pada implementasinya, MRA BCM sendiri terdiri dari tiga belas pasal dan tiga lampiran. (Kunjana)