BANGKALAN, koranmadura.com – Jatah pelaku usaha untuk membuat sertifikat tanah gratis di Bangkalan, Madura, Jawa Timur turun. Pasalnya, pada 2021 sempat mendapatkan jatah 300, tahun 2023 turun menjadi 102 cetak sertifikat gratis.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop UM) Bangkalan, Iskandar Ahadiyat mengatakan, bantuan pembuatan sertifikat tanah bagi pelaku usaha berjalan sejak 2021 lalu. Namun, pada 2022 sempat tak dapat jatah.
“Tahun 2022 kemaren diberikan ke para nelayan, jadi untuk pelaku usaha tidak dapat. Tahun 2023 ini dapat lagi, sebanyak 102 pelaku usaha,” kata dia, Kamis, 24 Agustus 2023.
Pembuatan sertifikat tanah secara gratis untuk para pelaku usaha merupakan program yang didanai oleh pemerintah pusat. Tujuan program ini, untuk memberikan kemudahan pelaku usaha untuk mencari modal usaha.
“Sertifikat tanah tersebut bisa dibuat anggunan untuk meminjam modal usah ke bank,” kata dia.
Ditanya soal progres pengajuan pembuatan sertifikat gratis, Yayat sapaan akrab Iskandar Ahadiyat mengatakan, berkasnya sudah disetorkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Selanjutnya, menunggu pengumuman.
“Semoga tidak ada kekurangan berkas pengajuan pembuatan sertifikat gratis. Kami terus pantau progresnya,” pungkasnya. (MAHMUD/ROS)