PAMEKASAN, koranmadura.com – Ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Pamekasan, Madura Jawa Timur, Yudi Sudi Hartono memilih mengundurkan diri sebagai ketua, juga sebagai bakal calon legislatif (bacaleg).
Hal itu setelah adanya surat pengunduran diri kepada KPU sebelum adanya SK keputusan tersebut. Kemudian disusul dengan adanya lampiran surat keputusan (SK) baru yang ditandatangani Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo. SK bernomor 1061-/SK/DPP-Partai Perindo Pamekasan itu menerangkan tentang struktur baru DPD tertanggal 3 Agustus 2023.
Yudik, begitu biasa dia di siapa membenarkan hal tersebut. Menurutnya pengunduran dirinya tersebut bukan karena faktor konflik internal partai, namun hal itu murni karena adanya desakan dari keluarganya.
“Alasan yang paling mendasar, ya, istri saya jauh-jauh sebelumnya minta untuk segera mundur, malahan anak saya yang pertama itu ketika tahu saya mundur dia mengucapkan bersyukur. Anak-anak saya, kan, ada di pondok, saudara-saudara saya mendukung jadi keluarga besar saya ini meminta untuk saya untuk itu, ya, saya kalau urusan keluarga yang paling enggak bisa. Saya tetap mengutamakan keluarga,” jelasnya saat di konfirmasi melalui via WhatsApp, Selasa, 8 Agustus 2023.
Selain itu, pihaknya beralasan agar ada penyegaran kepengurusan di internal partainya.
“Makanya estafet kepemimpin Perindo di Pamekasan saya rekomendasikan kepada sekretaris gitu, oke,” ungkapnya. (SUDUR/DIK)