JAKARTA, Koranmadura.com – Presiden Jokowi mengajak sejumlah pejabat negara menjajal moda transportasi anyar di DKI Jakarta, Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek pada Senin 28 Agustus 2023.
Selain mengajak Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Presiden Jokowi juga mengajak anggota kabinet dan sejumlah pejabat negara seperti Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet. Dari foto yang beredar tampak juga Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman yang tidak lain adik ipar Presiden Jokowi, dan pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Dari kalangan anggota kabinet ada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Rombongan Presiden Jokowi ini menjajal LRT rute Cibubur, dari Stasiun Harjamukti Cibubur menuju Stasiun Dukuh Atas, Jakarta. Jokowi bersama Iriana berangkat dari Stasiun Harjamukti pukul 08.27 WIB.
Jokowi dijadwalkan meresmikan LRT di Stasiun Cawang Jakarta Timur. Setelah peresmian, dia akan melanjutkan perjalanan ke Stasiun Dukuh Atas dengan menggunakan LRT.
Presiden Jokowi memang dijadwalkan meresmikan operasional LRT Jabodebek pada Senin 28 Januari 2023 ini. Seusai diresmikan Jokowi, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menetapkan tarif promo diskon sebesar 78% atau tarif flat Rp 5.000 untuk seluruh lintas pelayanan.
Tarif Promo ini mulai diberlakukan sejak LRT Jabodebek diresmikan sampai dengan akhir bulan September 2023.
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangannya, Minggu 27 Agustus 2023 menjelaskan, tarif promo ini diberikan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 78, serta untuk memperkenalkan LRT Jabodebek kepada masyarakat.
“Melalui pemberian tarif promo ini, diharapkan akan mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan massal ketimbang kendaraan pribadi,” jelasnya.
Selain tarif flat Rp 5.000, skema selanjutnya yang disiapkan yaitu pengenaan tarif maksimal Rp 20.000 untuk jarak terjauh dan di bawah Rp 20.000 untuk selain jarak terjauh.
Skema tarif ini mulai diberlakukan pada awal bulan Oktober 2023 sampai dengan akhir Februari 2024. (Sander)