BANGKALAN, koranmadura.com – Sebanyak 22 Puskesmas di Bangkalan, Madura, Jawa Timur akan menjalani reakreditasi yang nantinya akan dinilai oleh pihak eksternal. Hal tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan dalam bidang kesehatan.
Kasi Pelayanan Kesehatan Primer, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, Sih Retno Widyawati mengatakan sejak pandemi Covid-19, sebagian Puskesmas tersebut sudah habis masa akreditasimnya. Namun, belum bisa dilakukan reakreditasi.
“Selama pandemi, beberapa Puskesmas dengan sangat terpaksa tidak dapat melakukan reakreditasi walaupun masa berlaku sertifikat habis. Alhamdulillah, tahun ini bisa memperpanjang akreditasi,” kata dia, Rabu, 16 Agustus 2023.
Reakreditasi ini dimulai pra survei. Saat ini, lanjut Retno sapaan akrab Sih Retno Widyawati, sekitar 12 Puskesmas yang sudah pra survei. Sementara yang lain masih dalam proses menyiapkan berkas.
“Sampai hari ini sudah 12 Puskesmas yang telah melakukan pra survei akreditasi, yang lain nanti menyusul,” tutur dia.
Reakreditasi dilakukan Lembaga Penyelenggara Akreditasi (LPA), melalui PT Lembaga Mitra Nusa (LMN) Jawa Timur. Dia berharap reakreditasi berjalan lancar dan dapat penilaian yang memuaskan bagi lembaga Puskesmas.
“Kegiatan reakreditasi di Bangkalan dimulai September hingga Desember. Semoga semua masyarakat Bangkalan mendapatkan pelayanan yang berkualitas nanti,” harapnya. (MAHMUD/DIK)