SAMPANG, koranmadura.com – Penanganan 62 Desa yang terdampak kekeringan kritis di Kabuaten Sampang, Madura, Jawa Timur, hanya andalkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jatim.
Kasi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Moh. Imam menyampaikan, saat ini pengusulan anggaran untuk penanganan bencana kekeringan di wilayahnya mendapatkan bantuan keuangan untuk pendistribusian air bersih ke 62 desa terdampak kekeringan.
“Setelah mengusulkan ke Pemprov Jatim, kami mendapatkan bantuan senilai Rp156 juta untuk dipergunakan distribusi air bersih ke 62 desa terdampak kekeringan kritis saat ini,” ujarnya kepada koranmadura.com, Rabu, 13 September 2023.
Lanjut Moh Imam mengatakan, proses distribusi air bersih telah dilakukan sejak akhir Agustus 2023 lalu bersama PDAM Trunojoyo. Dan hingga saat ini masih berlangsung.
“Jatahnya per desa lima tanki air. Kemarin karena tidak memungkinkan untuk drop air dilakukan akhir bulan lau, makanya dilanjutkan ke September. Akhir Agustus lalu, kami sudah droping air bersih ke 62 Desa, masing-masing desa dua tangki. Dan sisanya berlanjut hingga saat ini,” paparnya. (MUHLIS/ROS)