BANGKALAN, koranmadura.com – Asosiasi Mahasiswa Tanah Merah (AMATAR), Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menggelar dies natalis ke-5, di kantor kecamatan setempat, Sabtu, 9 September 2023.
Pada acara tersebut dikemas dengan istighasah bersama dan sarasehan tentang sejarah berdirinya organisasi AMATAR. Turut hadir dari Polsek, Koramil serta para ketua dan pengurus demisioner.
Ketua AMATAR, Bahrulloh mengatakan, dies natalis ini sebagai momentum mengingat kembali perjuangan dan tujuan berdirinya organisasi AMATAR. Dengan demikian, pengurus dapat lebih semangat lagi aktif berorganisasi.
“Organisasi AMATAR sebagai wadah mahasiswa untuk mengabdi, berkreasi untuk memajukan Tanah Merah,” kata dia.
Dia menjelaskan, dalam kepengurunnya pihaknya memiliki agenda dan program kerja besar di AMATAR. Tanpa kekompakan dan loyalitas pengurus amatar, agenda tersebut sulit terwujud. Di momen dies natalis ini dia mengajak untuk lebih solid lagi.
“Dalam waktu dekat kami juga akan melaksanakan malam keakraban bagi calon anggota baru AMATAR. Ini sebagai awal perkenalan bagi mahasiswa yang mau bargebung ke AMATAR,” kata dia.
Sementara Ketua demisioner AMATAR tahun 2018, Mahmud Ismail mengatakan, organisasi AMATAR berdiri sejak 2018 lalu. Katanya, sudah 5 tahun organisasi kemahasiswaan tersebut membantu siswa yang mau daftar dan melanjutkan kuliah.
“Selain membantu siswa yang mau kuliah, mahasiswa Tanah Merah harus tingkatkan solidaritas memotivasi masyarakat akan pentingnya pendidikan,” kata dia.
Kapolsek Tanah Merah, AKP Eko Siswanto berharap keberadaan AMATAR bisa bermanfaat kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya berpesan agar tetap bersinergi dengan jajaran musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika).
“Mari kita bersinergi untuk bersama-sama merawat Tanah Merah, agar aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya. (MAHMUD/ROS)