BANGKALAN, koranmadura.com – Pada musim kemarau ini, hampir setiap hari telah terjadi kebakaran di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Mayoritas penyebabnya, karena ada faktor kesengajaan.
Hal tersebut disampaikan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan, Multazam. Menurut dia, dalam tahun 2023 ini sekitar 50 tragedi kebakaran.
“Paling sering dalam dua bulan terakhir, Agustus 21 kebakaran dan September 17 kebakaran. Hampir setiap bulan terjadi kebakaran,” kata dia, Sabtu 23 September 2023.
Dia menjelaskan, jika dibandingkan tahun sebelumnya, tahun 2023 masih mendominasi. Pada tahun 2022 sekitar 35 kebaran. Mayoritas, lokasi kebakaran di tempat lahan yang sengaja dibakar. Setelah itu ditinggal.
“Biasanya sama warga sengaja dibakar. Katanya sih, dibuat pupuk. Hasil bakar-bakarnya itu katanya bisa menyuburkan tanah. Setelah dibakar ditinggal, sehingga menjalar jauh,” kata dia.
Namun demikian, Multazam mengimbau kepada masyarakat kabupaten paling barat di Pulau Madura, agar tidak membakar lahan yang mudah menjalar. Sebab, pada saat musim kemarau sangat mudah api membesar.
“Kami imbau semua lapisan masyakat untuk saling menjaga, agar tidak membakar sesuatu yang mudah menjalar dan membesar,” pungkasnya. (MAHMUD/ROS)