BANGKALAN, koranmadura.com – Baru pertama kali ngantor, Pj Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Arief Mulya Adi didemo aktivis Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS), Senin 25 September 2023.
Ketua PAKIS Bangkalan, Abdul Rohman Tohir menilai, kedatangan Pj bupati Arief, sapaan akrab dia, tak mempresentasikan figur yang diharapkan masyarakan. Pihaknya juga mempertanyakan arah roda pemerintahan di Bangkalan.
“Di bawah kepemimpinan Pj bupati akan dibawa kekana, baik secara politik, hukum, ekonomi dan sosial budaya,” kata dia.
Namun, karena sudah menjadi keputusan dari pemerintah pusat, bapak Arief menjadi Pj Bupati Bangkalan, Abdul Rohman Tohir meminta dengan tegas, agar berkomutmen memperbaiki Bangkalan menjadi kabupaten yang sejahtera dan anti kritik.
“Kami harap tidak sama dengan pejabat-pejabat sebelumnya. Menerima kritikan dan komitmen meperbaiki Bangkalan,” kata dia.
Sementara, Pj Bupati Bangkalan Arief Mulya Adi memastikan, selama dirinya menjabat akan menerima masukan dan kritikan dari siapapun. Pihaknya berharap masyarakat Bangkalan bisa hidup dengan guyub dan rukun.
“Tidak perlu demo juga kami pasti menerima masukan, cukup berkirim surat ke kami duduk bersama dan bicara baik-baik,” kata dia.
Dia menambahkan, dirinya sebagai Pj bupati tidak memiliki visi misi untuk dijalankan di Bangkalan. Namun tugas utama sebagai Pj yaitu menjamin kelancaran pelayanan kepada masyarakat di semua sektor.
“Kami sebagai Pj tidak boleh memiliki visi misi, tugas kami melayani dan menjami roda pemerintah berjalan dengan baik,” katanya. (MAHMUD/ROS)