SURAKARTA, Koranmadura.com – Guna menjamin pasokan beras tersedia di pasar dengan harga terjangkau, Kementerian Perdagangan melakukan Operasi Pasar di berbagai wilayah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan beras bagi masyarakat.
Demikian dikemukakan Mendag Zulkifli Hasan saat memimpin Operasi Pasar Beras di Pasar Legi, Surakarta, Jawa Tengah pada Minggu (24/9/2023).
“Pemerintah berusaha keras, jangan sampai rakyat susah karena kenaikan harga beras. Untuk itu, Pemerintah terus melakukan Operasi Pasar,” kata Zulkifli Hasan, seperti dilansir kemendag.go.id.
Mendag menyampaikan, Pemerintah memberikan Bantuan Pangan berupa beras kepada 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing sebanyak 10 kg.
Selain itu, masyarakat juga dapat membeli beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras yang disediakan oleh Perum Bulog dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp10.900/kg untuk wilayah I (termasuk wilayah Jawa).
“Pemerintah telah memberikan Bantuan Pangan Beras dan melaksanakan program SPHP Beras Medium, mudah-mudahan harga beras tidak naik lagi dan berangsur turun. Masyarakat juga dapat membeli beras yang disediakan Perum Bulog sesuai dengan harga yang telah ditentukan Pemerintah,” lanjut Mendag.
Sebelumya, Mendag telah memimpin Pasar Murah dan Operasi Pasar beras di Kab. Mimika, Papua Tengah, Kab. Sumba Barat dan Kab. Sumba Barat Daya di Nusa Tenggara Timur; Kota Jambi; serta Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Pada kegiatan hari ini Mendag juga melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Legi. Menurutnya, harga bapok di Pasar Legi sangat terjangkau dan pasokannya cukup.
“Harga bapok, khususnya di Pasar Legi cukup murah dan terjangkau. Harga beras sudah tidak naik. Pemerintah hadir untuk rakyat,” ujar Mendag.
Berdasarkan pantauan, harga beras medium tercatat Rp13.000/kg, beras premium Rp14.000/kg, beras medium Bulog Rp 10.800/kg, gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng curah Rp13.200/liter, minyak goreng kemasan Rp21.000/liter, minyak goreng Minyakita Rp14.000/lIter, tepung terigu $p12.500/kg, daging sapi Rp130.000/kg, daging ayam ras Rp33.000/kg, telur ayam ras Rp23.500/kg, cabai merah Rp30.000/kg, cabai merah besar Rp30.000/kg; cabe rawit merah Rp22.000/kg, bawang merah Rp18.000/kg, bawang putih honan Rp29.000/kg, serta bawang putih kating Rp31.000/kg. (Kunjana)