SUMENEP, koranmadura.com – Setelah satu pekan terpaksa menjalani pembelajaran jarak jauh, ratusan siswa SMK Negeri 1 Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya dapat kembali ke bangku sekolah mereka.
Pintu utama sekolah yang sebelumnya disegel oleh pihak ahli waris pemilik lahan telah dibuka. Para siswa pun merasa gembira dengan perkembangan ini, dan bisa belajar seperti biasa.
Dalam suasana penuh antusiasme, salah satu siswi SMKN 1 Kalianget, Vera, menyatakan kegembiraannya karena bisa kembali ke lingkungan sekolah.
“Senang, sudah dibuka lagi dan belajar seperti biasa. Selama ditutup, belajarnya di rumah pakai HP dengan aplikasi classroom,” ucapnya pada Senin, 25 September 2023.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, Budi Sulistyo, juga merasa bersyukur dengan kembalinya kegiatan belajar mengajar di SMKN 1 Kalianget setelah satu minggu lebih vakum.
“Alhamdulillah, pada pagi hari ini, SMKN 1 Kalianget ini bisa kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar setelah sekitar satu minggu sempat terjadi kevakuman karena adanya persoalan lahan,” ujarnya.
Segel pintu utama SMKN 1 Kalianget kembali dibuka setelah ada beberapa kesepakatan antara pihak ahli waris pemilik lahan dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Sebelumnya, sejak Senin, 18 September 2023, para siswa SMK Negeri 1 Kalianget harus beralih ke pembelajaran daring akibat pintu utama sekolah mereka disegel oleh ahli waris pemilik lahan karena adanya persoalan lahan. (FATHOL ALIF/ROS)