BANGKALAN, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tidak bisa buka titik lokasi untuk seleksi Formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023.
Sebab, lembaga terkait yaitu Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan tidak disediakan anggaran untuk membuka titik lokasi seleksi secara mandiri.
Plt Kepala BKPSDA Bangkalan Joko Supriyono, melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi, Candra Firmansyah mengatakan, untuk membuka titik lokasi dibutuhkan anggaran besar menyediakan sarana dan prasarana.
“Ini untuk efisiensi anggaran, jadi kami memutuskan tidak buka titik lokasi seleksi PPPK. Jika mengaca tahun-tahun sebelumnya dibutuhkan anggara Rp1 miliar lebih,” kata dia, Jumat, 15 September 2023.
Karena keterbatasan anggaran, lanjut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasioan (BKN) untuk ikut lokasi seleksi PPPK yang disediakan. Biasanya, di Badan Kepegawain Negara Kantor Regional 2, Surabaya.
“BKN memang menyediakan dua pilihan, bisa menyediakan titik lokasi seleksi PPPK secara mandiri atau ikut dengan BKN. Kita memilih ikut lokasi seleksi dari BKN,” kata dia.
Candra sapaan akrab dia menjelaskan, pihaknya pernah membuka titik lokasi seleksi PPPK secara mandiri sejak 2018 sampai 2020. Namun, sejak 2021 hingga 2023 mendatang ikut lokasi yang disediakan oleh BKN.
“Sejak 2028 – 2020 pernah membuka lokasi mandiri, tapi sejak 2021 sampai PPPK nanti tahun 2023 ikut lokasi yang disediakan BKN,” kata dia. (MAHMUD/ROS)