PAMEKASAN, koranmadura.com – Komunitas Master Max bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang dilanda kekeringan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa, 12 September 2023.
Bantuan tersebut disalurkan ke 39 titik di Kecamatan Tlanakan, wilayah yang mengalami dampak kekeringan terparah di Kabupaten Pamekasan.
Ketua Mastermax Pamekasan, M. Khairul Umam, mengatakan penentuan lokasi pendistribusian dalam program itu, didasarkan pada jumlah keluarga yang terjangkau di masing-masing titik distribusi.
“Semakin banyak jumlah keluarga yang terjangkau, maka semakin kami prioritaskan untuk kami bantu. Selain itu, titik distribusi diutamakan merupakan fasilitas umum atau milik pribadi yang bisa diakses oleh warga sekitar,” jelas Khairul Umam.
Kegiatan berupa bantuan air bersih tersebut, jelas dia, akan terus dilaksanakan hingga memasuki musim penghujan. Pihaknya bekerja sama dengan AJP, telah menganggarkan dana yang secara khusus dialokasikan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan, terutama yang masuk kategori kering kritis.
Ia mengatakan, berdasar data milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, jumlah desa yang mengalami kekeringan pada tahun ini mencapai 77 desa yang tersebar di 9 kecamatan. Dari jumlah tersebut, 34 di antaranya berkategori kering kritis. Selain Master Max dan AJP, bantuan air bersih juga disalurkan sejumlah lembaga, seperti Rumah Zakat, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadakah NU (Lazisnu), Bromob, Yonif 516 dan beberapa lembaga lainnya. (G. MUJTABA/DIK)